//
You're Reading...
Agenda Kegiatan, Berita dan Pengumuman

RAPAT KINERJA: SEBUAH ANEKDOT


Anekdot ini mengandaikan manajemen kinerja di sekolah sebagai bagian dari tubuh. Sebuah keluarga yang romantis dengan kesembilan anaknya hidup bersama di suatu desa di wilayah Condet. Sayangnya bapak dan ibu meninggal ketika kesembilan anaknya masih kecil. Nama mereka berurut dari yang tertua ke bungsu, yaitu Otak, Mata, Mulut, Hidung, Telinga, Tangan, Lambung, dan Jantung, serta si bungsu adalah Kaki. Semua anak memiliki kelebihan dan fungsi yang berbeda.

Setelah tidak ada kedua orangtuanya, masing-masing anak saling menghasut karena dianggap tidak penting atau tidak bekerja, sedangkan penghasut menyatakan dirinyalah yang paling bekerja keras dan paling penting. Mata menyatakan dialah yang mampu menunjukkan rumah masa depan. Hidung merasa berjasa karena memiliki kepekaan untuk memilih yang terbaik. Tangan mampu bekerja keras, sementara Kaki membawa mereka ke pulau harapan. Demikian pula yang lain, merasa lebih dan mengecilkan pihak lain.

Sebagai pemimpin, Otak berinisiatif menyelenggarakan rapat. Dalam rapat Otak menyatakan bahwa semua bagian penting dan tidak perlu saling menyalahkan, mereka diminta saling meminta maaf. Mereka pun bermaaf-maafan, kemudian bekerjasama lagi karena memiliki persamaan tujuan: mendidik siswa melalui pelayanan prima. Analogi ini sama dengan pemecahan masalah di di dalam tubuh suatu organisasi, lembaga maupun perusahaan. Jika dapat bersikap dan berperilaku seperti Otak yang memiliki pengetahuan luas dan terampil dalam menerapkan sistem kinerja, serta mampu melihat persoalan secara keseluruhan dan bukannya secara parsial. Singkat kata ia sudah mencapai level kebijaksanaan.

Sistem manajemen kinerja yang dibuat tanpa memahami mata rantai pengelolaan pendidikan secara utuh akan memunculkan perasaan-perasaan ketidakadilan di antara para pendidik dan tenaga kependidikan. Maksud manajemen untuk me-reward karyawan berprestasi bisa jadi malah mengakibatkan konflik antarbagian atau antarindividu. Jika tidak hati-hati, Sistem Manajemen Kinerja bisa-bisa dipelesetkan menjadi Sistem Mengelabui Kawan, atau Sistem Merusak Kerja. Marilah kita maju bersama untuk sukses sesuai dengan bakat dan minat masing-masing, karena alam begitu luas memberi kesempatan untuk itu.

Inspirasi cerita diambil dari buku “Anekdot Manajemen” Esmet Untung Mardiyatmo, Jakarta: Gramedia
Widiasarana Indonesia, 2005.

About smpn35jakarta

Jl. Kayu Manis Gg. KH. Raiman No.71B Condet Balekambang Kramat Jati Jakarta Timur, Telp. 021 - 8004945 Fax. 021 80876578 Email : smpn35_jaktim@yahoo.co.id

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social Networking

Twitter Terbaru

SMP Negeri 35 Statatistik

  • 96,620 Pengunjung
%d blogger menyukai ini: